Selamat Datang di Web Asosiasi BAPPEDA Seluruh Indonesia
Informasi Rakernas III Bappeda Provinsi Se Indonesia
HAL: INFORMASI HASIL AUDIENSI KE KEMENTERIAN UNTUK ACARA RAKERNAS BAPPEDA PROVINSI SE INDONESIA DI AMBON PROVINSI MALUKU.
Yth. Sejawat Kepala Bappeda Provinsi Seluruh Indonesia
Mohon berkenan hadir bersama staf yg memadai sehubungan acara RAKERNAS ke 3 Asosiasi Bappeda Provinsi Se Indonesia positif akan dilaksanakan di Ambon, Provinsi Maluku pada tanggal 8-10 Februari 2012. Tuan rumah Kepala Bappeda Provinsi Maluku (Bapak Sangaji, HP:08114701038).
Diberitahukan bahwa Ketua Asosiasi bersama Kepala Bappeda DKI Jakarta, Maluku dan Aceh, telah mengadakan kunjungan audiensi dengan kementeriaan:
1. Pada tanggal 18 Januari 2012, pertemuan dengan Kementerian PPN/Ka Bappenas RI diterima langsung oleh Menteri PPN/Ka Bappenas, Ibu Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, MA.
HASIL: Bu Menteri PPN/Kepala Bappenas secara pribadi berkenan hadir di Ambon.
2. Pada tanggal 20 Januari 2012,pertemuan dengan kementerian:
2.1 Kementeriaan Dalam Negeri RI:
Pertemuan diterima langsung oleh Sekjen Kemendagri, Ibu Diah Anggraeni;
HASIL: Bapak Mendagri secara pribadi berkenan hadir di Ambon.
2.2 Kementerian Koordinator Perekonomian RI
Pertemuan diterima langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Bapak Hatta Rajasa.
HASIL: Bapak Menko Perekonomian secara pribadi berkenan hadir di Ambon.
3. Catatan:
Pertemuan dengan Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, belum terlaksanaka sehubungan Bapak Menteri sedang melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Banten. Namun minggu depan direncanakan akan ada jadwal dari kementerian dimaksud.
4. Ajakan
4.1 Sehubungan telah disanggupinya hadir secara pribadi 3 (tiga) Menteri sebagaimana tersebut di atas, dimohon agar statemen yg perlu Saya sampaikan dalam naskah pidato Ketua Bappedaprovsi, khususnya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas dan akuntabilitas perencanaan dan juga khususnya untuk bapak/ibu menteri sangat ditunggu, meskipun masih dalam bentuk gagasan awal melalui alamat email : Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
4.2 Sehubungan akan hadir 3(tiga) Menteri dan mungkin juga bapak Menteri PAN dan RB, mohon Para Kepala Bappeda Provinsi dapat mengikhtiarkan hadir secara pribadi didampingi 10 orang staf (bila mungkin) para eselon 3 dan 4 Bappeda masing-masing dan dapat juga mengikhtiarkan izin dari Gubernur dan Ketua DPRD masing-masing, seawal mungkin.
Demikian, mari kita terus bersemangat dan memiliki endurance yang memadai dalam era persaingan global untuk memimpin Bappeda Provinsi masing-masing menuju Indonesia yang lebih maju dan berada di lini depan pergaulan bangsa-bangsa.
Atas perhatian dan kerjasama yang sangat baik, diucapkan terima kasih.
Salam SMART Planning,
Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA
[ Ketua Bappedaprovsi ]
Konfirmasi Pertemuan Dengan DPD RI
Sejawat Kepala Bappeda Provinsi Seluruh Indonesia, Diberitahukan dengan hormat, bahwa pada hari jum'at tanggal 14 Oktober 2011, saya telah bertemu dengan SEKJEN Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ibu Siti Nurbaya, beliau berminat bertemu Ka Bappeda Provinsi Se Indonesia yang mendalami dan menghadapi kendala dalam IMPLEMENTASI MP3EI/KEI. Pertemuan dimaksud akan dilaksanakan pada akhir November 2011 di DPD RI, Jakarta. |
Inovasi Memanfaatkan CO2Telaah Referensi (DJP) : Ketika banyak pihak anti CO2 selalu dikaitkan efek rumah kaca, para ilmuwan dari Creighton University di Nebraska menciptakan obat semprot dengan bahan dasar gas karbondioksida (CO2). Gas ini dikenal sebagai sisa pembakaran bahan bakar fosil, atau bahan lain yang mengandung karbon. Obat semprot baru ini, dosisnya cukup tinggi dan hanya perlu disemprotkan selama 10 detik ke hidung efeknya langsung terasa dalam 30 menit berikutnya. Manfaatnya menjauhkan reaksi alergi di saluran pernafasan (bersin-bersin, hidung tersumbat dan mata hingga berair), dikutif dari Dailymail, Kamis, 29/9/2011.(djp). Dosis tinggi selama 10 detik terbukti paling efektif dibanding 2 (dua) takaran lain yang dicobakan terhadap 348 orang dewasa yang menjadi partisipan uji coba. Dosis lain yang dicobakan adalah dosis rendah selama 30 detik, serta dosis tinggi selama 30 detik. |
Masalah dan solusi usulan dapat dikirim melalui alamat e-mail Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya atau Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.



















































